Home > TEMPAT WISATA > Wisata Candi Prambanan – Foto & Review Lengkap

Wisata Candi Prambanan – Foto & Review Lengkap

Candi Prambanan merupakan candi umat Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun untuk menghormati salah satu dewa utama umat Hindu, yaitu Dewa Siwa. Kompleks candi ini dibangun pada abad ke-9 di masa pemerintahan Rakai Pikatan dari kerajaan Mataram lama. Terletak di Desa Prambanan, kompleks candi ini secara administratif terbagi menjadi dua bagian, yaitu Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

candi prambanan
view candi prambanan di malam hari (sumber foto: cresindotour.com)

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Candi Borobudur atau Lawang Sewu

Struktur utama candi yang terdiri dari 3 candi utama (Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma) menggambarkan inti kepercayaan dalam agama Hindu, yaitu Trimurti. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi. (Dikutip dari sumber: wikipedia.co.id)

denah letak wisata hindu
denah tempat wisata (sumber foto: badailautselatan.multiply.com)

Kemegahan arsitekturnya diyakini sebagai salah satu yang termegah di Asia Tenggara, serta kentalnya unsur peradaban Jawa Kuno menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dari seluruh dunia. Tak ayal, karena keindahan serta kerumitan arsitekturnya ini, UNESCO menobatkannya sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991.

Sejarah Candi Prambanan

Bicara tentang Candi Prambanan kiranya tak lepas dari cerita legenda Roro Jonggrang yang diyakini sebagian masyarakat Jawa sebagai asal usul candi ini. Alkisah, seorang pangeran bernama Bandung Bondowoso jatuh hati kepada putri raja nan cantik jelita benama Roro Jonggrang. Karena tak kuasa menolak cinta sang pangeran, Jonggrang mengajukan syarat kepada Bondowoso untuk dibuatkan candi dengan 1.000 arca dalam waktu semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi, sebelum akhirnya Jonggrang berhasil meminta bantuan warga desa untuk menumbuk padi dan membuat api besar agar terkesan suasana sudah pagi hari. Karena merasa dicurangi, Bondowoso yang baru membuat arca ke-999 kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1.000.

gambar candi prambanan
Pengunjung Mengabadikan Kemegahan Candi Prambanan (sumber : Photo by Impola Alexander/Dok.Pri )

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Candi Prambanan

Keliling Kompleks Candi

Menelusuri relief-relief candi dengan berjalan kaki dari satu candi ke yang lainnya menjadi aktivitas yang mengasyikkan yang bisa kamu lakukan. Mulailah dari Candi Siwa yang berada di tengah. Dibagian dinding dalam pagar yang mengelilingi Candi Siwa kamu akan menemukan ukiran relief yang berisi tentang cerita Ramayana. Untuk mengikuti kisah sesuai urutannya, kamu harus masuk dari sisi timur, lalu melakukan pradakshina yakni berputar mengelilingi candi sesuai arah jarum jam. Setelah itu telusurilah relief di Candi Brahma untuk kisah lanjutannya. Selain kisah Ramayana, di dinding dalam pagar Candi Wisnu juga terdapat relief naratif Krishnayana yang menceritakan kehidupan Krishna sebagai salah satu reinkarnasi Dewa Wisnu.

relief ramayana sejarah candi
Relief Yang Bercerita Tentang Kisah Ramayana (sumber : www.ancientmataram.wordpress.com)

Jika ingin mendapat penjelasan lebih lengkap, tak ada salahnya menggunakan jasa guide yang siap mengantarkanmu memasuki cerita peradaban Jawa masa kuno. Agar lebih lengkap kunjungi juga bagian pekarangan luar yang terdapat 224 candi Perwara. Bagi wisatawan yang berkunjung bersama keluarga, di tempat wisata ini juga terdapat taman bermain untuk anak-anak dan kereta mini yang dapat mengantarkan pengunjung mengelilingi kawasan wisata tersebut.

foto latar siwa wisnu brahma
Diantara Candi Siwa, Brahma dan Wisnu (sumber : Photo by Impola Alexander/Dok.Pri )

Mengunjungi Museum Candi Prambanan

Untuk melengkapi pengetahuan kita, tak ada salahnya mengunjungi Museum Candi Prambanan. Selain lokasinya yang masih berada di satu kompleks, kamu bisa masuk secara gratis karena tiket masuknya sudah termasuk tiket masuk wisata Candi Prambanan. Di dalam museum yang berarsitektur rumah Joglo khas Jawa ini, tersimpan berbagai koleksi benda-benda bersejarah dan berharga berupa arca, artefak, gerabah, gambar struktur Candi Siwa, fosil hewan hingga legenda Roro Jonggrang. Di museum ini, pengunjung juga dapat menikmati audio visual tentang sejarah ditemukannya Candi Prambanan hingga proses renovasinya secara lengkap.

museum prambanan
Museum (sumber: www.nurvirtamonarizqa.blogspot.co.id)

Menonton Sendratari Ramayana

Jika kamu punya waktu luang, sempatkanlah untuk menyaksikan pementasan Sendratari Ramayana. Sendratari Ramayana adalah seni pertunjukan yang terdiri dari beragam unsur kesenian Jawa seperti tari, drama, dan musik yang dipentaskan dalam satu panggung dengan membawakan kisah Ramayana, kisah legendaris perwayangan. Kisah Ramayana yang dibawakan dalam pertunjukan ini merupakan penerjemahan dari relief yang terpahat di Candi Prambanan dan dipertujunjukkan dalam empat lakon atau babak, yaitu: penculikan Sinta, misi Anoman ke Alengka, kematian Kumbakarna atau Rahwana, dan pertemuan kembali Rama—Sinta. Pementasan ini biasanya dipentaskan tiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu dengan tiket masuk seharga Rp. 125.000,- s/d Rp. 375.000,-. (dikutip dari sumber : www.yogyes.com). Jangan lupa untuk mengabadikan eksotisme kemegahan Candi Prambanan di malam hari.

pementasan sendratari ramayana
Pementasan Sendratari Ramayana (sumber: addictioncalledtravelling.wordpress.com)

Tips Berwisata

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata ini adalah dari bulan Mei hingga Oktober. Selain menghindari musim hujan, kamu juga bisa menyaksikan sendratari Ramayana dari teater terbuka.  Saat musim penghujan  (bulan November s/d April), sendratari Ramayana akan digelar di teater indoor (teater Tri Murti). Tentunya pertunjukan akan terasa lebih dramatis jika disaksikan di teater terbuka berlatar belakang kemegahan Candi Prambanan di malam hari.

Mengunjungi tempat wisata ini pada saat siang hari akan dihadapkan cuaca panas terik. Maka dari itu bawalah payung atau topi agar terhindar dari sengatan matahari. Selain itu  gunakan alas kaki yang nyaman agar tak terkendala saat berjalan kaki mengelilingi kompleks candi. Jika enggan keliling dengan berjalan kaki, kamu bisa naik kereta keliling yang tersedia tak jauh dari pintu masuk kompleks.

foto di candi
Bangku Taman yang Disediakan Pengelola untuk Istirahat Pengunjung (sumber: Dok.Pribadi)

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Menempati kompleks seluas 39,8 hektar, Candi Prambanan menjulang setinggi 47 meter atau lima meter lebih tinggi dari Candi Borobudur. Obyek wisata ini dibuka mulai pukul 06:00 WIB sampai pukul 17:00 WIB (kamu masih bisa masuk pada malam hari pada saat digelar pertunjukkan sendratari Ramayana). Untuk harga tiket masuknya Rp. 30.000,-  bagi Wisatawan Domestik/Lokal dan Rp. 171.000,- bagi wisatawan asing. Sama halnya seperti di Candi Borobudur, pengunjung yang menggunakan celana pendek diwajibkan menggunakan kain batik bawahan yang telah disediakan pengelola untuk menghormati situs suci umat Hindu ini.

tiket masuk candi prambanan
Loket Pembelian Tiket Masuk Candi Prambanan (sumber: widakiwid.blogspot.com)

Lelah keliling kompleks Candi Prambanan, kamu bisa mengisi perut di retoran kaki lima yang banyak berada di jalan-jalan diluar kompleks candi. Sedangkan untuk penginapan ada beberapa hotel bintang 2 & 3 di sekitar tempat wisata ini seperti hotel Galuh Prambanan, Candi View Hotel dan Poeri Devata Resort Hotel. Jika menginginkan penginapan yang lebih variatif, dari penginapan ala homestay backpacker sampai hotel bintang kamu bisa mendapatkannya di pusat wisata kota Yogyakarta seperti di sekitar jalan Malioboro dan jalan Prawirotaman.

Cara Menuju Candi Prambanan

Terletak di jalan raya utama yang menghubungkan antara kota Jogja dan Solo, lokasi candi Prambanan ini sangat strategis. Dari Jakarta atau kota besar lainnya, kamu bisa menggunakan Kereta Api, Bus maupun Pesawat terbang menuju Yogyakarta. Jika ingin cepat dan nyaman kamu bisa gunakan pesawat terbang dari Jakarta menuju Yogyakarta dengan tarif mulai Rp. 350.000,- s/d Rp. 1.000.000,- atau dengan kereta api eksekutif (KA Taksaka, Argo Dwi Pangga, Argo Lawu) dengan tarif Rp. 260.000,- s/d Rp. 450.000,-. Jika ingin mencoba trip low budget, kamu bisa gunakan kereta api ekonomi (KA Progo Rp. 110.000,- dan KA Bengawan Rp. 76.000,-).

Ada beberapa moda transportasi untuk menuju tempat wisata ini, seperti sewa mobil atau motor, naik bus umum jurusan Solo atau yang paling ekonomis menggunakan Trans Jogja dengan tarif Rp. 3.500,-. Dari pusat kota Yogyakarta misalnya dari Stasiun Tugu, Malioboro, Bandara Adisucipto naiklah Trans Jogja koridor 1A dengan waktu tempuh ± 45 menit, lalu turun di halte Prambanan. Dari halte Trans Jogja Prambanan kamu harus berjalan ± 1 KM menuju pintu masuk atau jika enggan kamu bisa naik becak atau delman yang banyak tersedia di dekat halte Trans Jogja Prambanan.

cara menuju kompleks wisata
Halte Trans Jogja Prambanan (sumber: liputan.tersapa.com)

Oleh-oleh

Yogyakarta terkenal sebagai kota kreatif. Tak heran di Pusat Oleh-Oleh Candi Prambanan banyak dijual macam-macam oleh-oleh khas yang menarik. Kamu bisa membeli  oleh-oleh berupa makanan seperti Geplak jogja, Bakpia, Wingko Babat, Dodol atau pernak-pernik kerajinan tangan seperti miniatur Candi Prambanan, Tas/Topi anyaman, gantungan kunci, aksesoris dari kerajinan kayu dan banyak lainnya. Pusat Oleh-Oleh ini mudah ditemukan karena sudah diatur sedemikian rupa oleh pengelola agar dilewati pengunjung saat keluar kompleks obyek wisata ini.

pusat oleh oleh wisata yogyakarta
Berbagai Oleh-Oleh Makanan Khas Prambanan (sumber: www.rideralit.wordpress.com)
miniatur dan pernak pernik
Miniatur dan Pernak-Pernik (sumber: www. rideralit.wordpress.com)

Tempat Wisata Lain dekat Candi Prambanan

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko atau dikenal juga dengan Istana Ratu Baka berada tak jauh (± 3 KM ) dari dari kompleks Candi Prambanan. Terletak di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Candi ini masih dalam satu pengelolaan dengan Candi Prambanan. Kamu bisa membeli tiket terusan ke Candi Ratu Boko seharga Rp. 45.000,- agar bisa menikmati fasilitas shuttle bus gratis, atau jika mengunjungi secara terpisah pengunjung bisa membeli beli tiket seharga Rp. 25.000,-. Situs purbakala ini merupakan bekas keraton Mataram Hindu pada abad ke-8 pada masa Rakai Panangkaran. Berada di ketinggian 196 mdpl ini terkenal sebagai salah satu tempat untuk melihat sunset terbaik di Yogyakarta.

candi ratu boko
Sunset Cantik di Candi Ratu Boko (sumber: www.jogjadailytour.com)

Kawasan Wisata Kaliurang

Masih berada di kabupaten Sleman, Yogyakarta, wisata Kaliurang menawarkan wisata alam pegunungan. Kawasan yang terletak di lereng Gunung Merapi ini terkenal dengan suasananya yang sejuk. Ada beberapa spot wisata yang ada di Kawasan Kaliurang ini, yang paling terkenal adalah gardu pandang Gunung Merapi. Disini anda dapat melihat puncak Gunung Merapi secara langsung menggunakan teropong. Selain itu ada juga taman bermain dan panggung hiburan. Kaliurang juga terkenal dengan Resort Kaliurang dan agrowisatanya. Tanaman yang banyak dibudidayakan adalah aneka buah dan sayuran. Untuk menuju objek wisata ini, dari Candi Prambanan kamu bisa menggunakan Trans Jogja turun di halte Jalan Kaliurang, kemudian sambung dengan angkot menuju objek wisata Kaliurang.

kawasan wisata kaliurang jogja
Kawasan Wisata Kaliurang (sumber: corlena.wordpress.com)

Kontributor: Antin Agustin
Mengunjungi Candi Prambanan pada bulan September 2014
Tanggal upload artikel: 15 Mei 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

1. Jogja Bay – Menikmati Suguhan Wahana Air Terlengkap di Indonesia

2. Kebun Raya Bogor – Hijaunya Kebun Botani Terbaik se Asia Tenggara

3. Pantai Indrayanti – Cara Lain Menikmati Pantai dan Senja dari Atas Bukit

About Antin Agustin

Pemilik nama lengkap Tri Settyo Agustin, berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang pecinta kereta api yang bermimpi menelusuri jalur kereta api di seluruh dunia. Hobi travelling, badminton, membaca, dan sedang belajar menulis, berbagi kisah perjalanannya agar bermanfaat bagi orang lain. Mari jelajahi negerimu, kenali negerimu, dan cintai negerimu dengan travelling. Kunjungi kisah perjalanan saya lainnya di antinagustin.wordpress.com Salam, @antin.agustin

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *