Home > TEMPAT WISATA > Wisata Goa Pindul Jogja – Foto & Review Lengkap

Wisata Goa Pindul Jogja – Foto & Review Lengkap

Setelah dikelola dengan cukup baik oleh Pemda setempat, kini Goa Pindul telah menjelma menjadi sebuah obyek wisata yang paling diminati di Yogyakarta. Bagaimana tidak? Keindahan stalagtit dan stalagmit yang ada di dalam goa menjadikan tempat wisata ini lebih menarik untuk ditelusuri. Secara topografi, Goa Pindul memiliki panjang sekitar 350 meter dan lebar sekitar 5 meter. Di dalamnya terdapat sebuah aliran sungai yang memiliki kedalaman 5 sampai 12 meter. Selain itu, di tempat ini kamu juga bisa berpetualang dengan menyusuri 3 zona sekaligus, yakni zona terang, zona remang, dan zona gelap.

selamat datang wisata goa pindul jogja
sumber foto: Dok. pribadi penulis

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Pantai Santolo atau Curug Leuwi Hejo

Bagi para traveler, kegiatan menyusuri sungai dengan menggunakan perahu karet adalah hal yang lumrah. Tapi jika sungai itu mengalir di dalam goa, tentu hal itu akan menjadi petualangan yang seru sekaligus mendebarkan. Ya, Goa Pindul sendiri menawarkan satu aktivitas seru yang biasa disebut cave tubing, yakni perpaduan antara aktivitas body rafting dan caving di satu tempat secara bersamaan. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ini hanyalah ban pelampung, life vest, serta head lamp yang semuanya sudah disediakan oleh pihak pengelola. Aliran sungai yang sangat tenang menjadikan aktivitas ini cukup aman dilakukan oleh siapapun. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

sebelum menyusuri goa
sumber foto: Dok. pribadi penulis

Sedikit informasi, Goa Pindul adalah salah satu goa alami dari 7 goa yang dilintasi aliran sungai bawah tanah yang ada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Ketika kamu sampai di lokasi, kamu akan diajak menyusuri goa sejauh 300 meter dengan durasi 40 – 60 menit. Sambil merasakan dinginnya aliran sungai di dalam goa, seorang pemandu akan bercerita tentang asal-usul penamaan objek wisata ini. Selain menceritakan tentang hal itu, pemandu juga akan menjelaskan ornamen yang kita ditemui di sepanjang perjalanan. Terdapat setidaknya 3 ornamen yang bisa kamu temukan, antara lain ornamen batu kristal, moonmilk, serta stalagmit dan stalagtit yang menggantung indah di atap goa.

memulai cave tubing
Sumber gambar: blogeventguidemagz.wordpress.com

Menurut cerita yang dipercaya masyarakat setempat, nama Goa Pindul tak bisa dipisahkan dari cerita pengembaraan Joko Singlulung ketika mencari ayahnya. Setelah menjelajahi hutan, gunung, serta sungai-sungai di daerah Bejiharjo, akhirnya Joko Singlulung memasuki salah satu goa yang ada di tempat ini. Tapi sialnya, mendadak Joko Singlulung terbentur batu, sehingga goa tersebut dinamakan Goa Pindul yang berasal dari kata pipi gebendul (pipi terbentur).

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Goa Pindul

Cave Tubing

Menyusuri sungai bawah tanah dengan menggunakan ban karet merupakan salah satu aktivitas yang paling diminati para wisatawan di tempat ini. Ya, aktivitas cave tubing ini memang tak boleh dilewatkan ketika kamu berkunjung ke Goa Pindul. Setelah membayar biaya retribusi di pos penjagaan, kamu akan diberi baju pelampung sekaligus ban karet sebagai peranti keamanan untuk menyusuri goa.

cave tubing goa pindul yogyakarta
Sumber gambar: gogonesia.com

Ketika melakukan penyusuran, kamu akan ditemani seorang pemandu yang akan menjelaskan tentang seluk-beluk Goa Pindul. Nah, jika kamu tak punya keahlian berenang, kamu tak perlu khawatir, karena keberadaan jaket pelampung dan ban karet ini akan menjagamu agar tetap terapung di atas air. Lagipula, sungai yang akan kamu telusuri di dalam goa ini memiliki keadaan air yang cukup tenang. Sehingga aliran sungainya pun cukup aman untuk ditelusuri.

Hunting Foto dengan Background Stalagmit dan Stalagtit

Selain mencoba aktivitas cave tubing, kamu juga bisa melakukan kegiatan fotografi di tempat ini. Ya, tempat wisata yang dikenal karena keindahan alamnya telah menjadi lokasi favorit untuk melakukan aktivitas berburu foto. Oleh karenanya, tidaklah mengerankan jika keindahan tempat wisata ini begitu mudah ditemukan di dunia maya, terutama di media sosial Instagram yang banyak mengabadikan keindahan tempat wisata yang ada di Gunungkidul ini.

foto stalagtit dan stalagmit wisata
Sumber gambar: speleoside.wordpress.com

Keistimewaan lainnya yang bisa kamu dapatkan ditempat ini adalah, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan stalagtit dan stalagmit yang menghiasi dinding-dinding goa. Keberadaan stalagtit dan stalagmit tersebut biasa digunakan para wisatawan sebagai background untuk berfoto bersama sahabat, kerabat dekat, maupun keluarga tercinta.

Berenang di Bendungan Goa Pindul

Tempat wisata ini memiliki sebuah bendungan yang biasa digunakan sebagai tempat pemberhentian akhir kegiatan cave tubing. Ya, di bendungan inilah biasanya para wisatawan menghabiskan waktunya untuk berenang atau sekadar bermain air. Meskipun kondisi airnya kurang begitu jernih, akan tetapi keindahan bendungan ini cukup menarik minat wisatawan untuk berenang di sekitar lokasi.

spot berenang wisata gunung kidul
Sumber gambar: twisata.com

Selain berenang, kamu juga bisa menaiki dinding-dinding batu yang terdapat di sekitar lokasi Goa Pindul. Cobalah untuk melompat dari dinding-dinding tersebut, dan terjunlah ke bendungan yang ada di bawahnya. Maka kamu akan merasakan sensasi seru yang tak akan terlupakan sepanjang hidupmu. Tapi perlu diingat, jika kamu ingin bermain air di sini, pastikan bahwa alat pelampungmu tidak terlepas dari tubuh.

Tips Berwisata

Waktu terbaik untuk berkunjung ke tempat wisata ini adalah di pagi hari, yakni sekitar pukul 08.00 atau 10.00 WIB. Pasalnya, pada jam-jam tersebut, biasanya keadaan air di Goa Pindul tidak terlalu dingin. Uniknya lagi, jika cuaca sedang cerah, maka kamu bisa melihat “cahaya surga” yang berasal dari sinar matahari yang menerobos masuk melewati celah-celah di atap goa. Selain itu, kamu pun juga perlu berhati-hati terhadap perubahan cuaca.

cahaya surga di dalam goa
Sumber gambar: beautytour.info

Ya, jika musim penghujan tiba, sebaiknya urungkan dulu niatmu untuk berkunjung ke Goa Pindul. Hal ini perlu saya sampaikan untuk mengantisipasi adanya kejadian yang tidak diinginkan. Ya, karena kemungkinan besar, debit air di Goa Pindul akan meningkat seiring dengan turunnya hujan. Jangan lupa pula untuk membawa sunblock serta kamera anti air untuk mengabadikan setiap momen bahagiamu.

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Obyek wisata ini mulai dibuka pada jam 7 pagi hingga jam 5 sore. Untuk memasukinya, kamu bisa memilih beberapa paket wisata yang disediakan oleh pihak pengelola. Salah satunya adalah paket wisata “Cave Tubing Goa Pindul”. Nah, untuk rinciannya adalah sebagai berikut: (1) Biaya tiket masuk: Rp. 10.000,00/ orang; (2) Biaya parkir kendaraan: Rp. 2.000,00 hingga Rp. 10.000,00/ kendaraan (tergantung kendaraan yang kamu pakai); (3) Biaya Cave Tubing: Rp. 35.000,00 (untuk wisatawan lokal) dan Rp. 50.000,00 (untuk wisatawan mancanegara). Ya, biaya tersebut sudah termasuk dengan fasilitas jasa pemandu, perlengkapan berupa ban karet, jaket pelampung, sepatu karet, head lamp, dan asuransi.

Cara Menuju Goa Pindul

Secara administrasi, Goa Pindul berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Nah, untuk mencapainya, kamu bisa melewati rute berikut ini. Dari pusat Kota Yogyakarta, arahkan kendaraanmu menuju Jalan Lingkar Selatan, Yogyakarta. Setelah itu, beloklah ke kiri mengikuti Jalan Raya Wonosari sampai menaiki bukit. Sesampainya di pertigaan Gading, ambil jalan yang ke kiri mengikuti ruas jalan Playen-Wonosari. Setelah itu kamu akan menemukan Bundaran Siyono (perempatan yang ada air mancur di tengahnya), lalu ambillah jalur ke kiri mengikuti jalan aspal yang lebar sampai menemukan pertigaan. Sesampainya di pertigaan, ambil jalur yang ke kanan. Lurus saja hingga melewati perempatan traffict light, setelah itu tengoklah pertigaan yang di sebelah kirinya ada gerbang masuk Desa Bejiharjo. Ikuti saja jalan aspal tersebut sampai bertemu lokasi Goa Pindul.

peta lokasi goa pindul
Sumber gambar: www.goapindulvacation.com

Oleh-oleh

Karena Goa Pindul terletak tak jauh dari Kota Yogyakarta, maka oleh-oleh yang bisa kamu dapatkan di tempat ini tak lain adalah bakpia pathok, yangko, coklat Monggo, dan sederet oleh-oleh khas dari Kota Yogyakarta lainnya. Selain itu, Kabupaten Gunungkidul sendiri juga memiliki beberapa makanan khas yang bisa kamu peroleh dengan mudah di sini. Salah satunya adalah olahan khas berupa belalang goreng dan belalang bacem. Meskipun kuliner ini terdengar agak ekstrim, tapi nyatanya menu inilah yang menjadi primadona Kabupaten Gunungkidul.

bakpia pathok
Sumber gambar: cumibunting.com

Tempat Wisata Lain Dekat Goa Pindul

River Tubing di Kali Oya

Tak jauh dari lokasi Goa Pindul, terdapat sebuah tempat wisata alternatif yang juga diminati para wisatawan. Namanya adalah “River Tubing Kali Oya”. Ya, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kali adalah sebutan lain untuk menyebut sebuah sungai yang mengalir. Nah, di Kali Oya ini, kamu bisa menjajal aktivitas yang tak kalah serunya jika dibandingkan dengan cave tubing yang ada di Goa Pindul. Salah satunya adalah dengan menjajal sensasi river tubing di Kali Oya.

river tubing kali oya
Sumber gambar: adityamardiansyah.wordpress.com

Di lokasi ini kamu akan diajak berpetualang menyusuri sungai sejauh 1500 meter dengan durasi 1-2 jam. Di sepanjang aliran sungai tersebut, terdapat tebing-tebing yang indah dan alami khas batuan karst Gunungkidul. Di tempat ini pula, kamu bisa menikmati keindahan aliran Kali Oya dengan menggunakan ban karet seperti halnya di Goa Pindul. Bedanya, kamu tidak akan menemukan goa di tempat ini. Ya, dengan ditemani pemandu dan peralatan yang aman, maka kamu tak perlu takut untuk mengarungi sungai dengan kedalaman 7 -11 meter ini.

Kontributor: Drajat T. Jatmiko
Mengunjungi Goa Pindul pada bulan Februari 2015
Tanggal upload artikel: 28 Juli 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

1. Kota Tua Jakarta – Melihat Eropa ala Jakarta Yang Penuh Sejarah

2. Jogja Bay – Menikmati Suguhan Wahana Air Terlengkap di Indonesia

3. Pantai Sawarna – Satu dari Permata Selatan Pulau Jawa

About Drajat Jatmiko

Drajat T. Jatmiko, pemuda kelahiran Blora yang suka jalan-jalan, baca buku, dan bersepeda santai. Ia pernah punya cita-cita jadi seorang astronot. Tapi semenjak ada kabar flat-earth, akhirnya ia banting stir jadi penulis artikel. Kini ia tinggal dan menetap di Prambanan, Yogyakarta. Bisa ditemui di instagramnya: @dt_jatmiko

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *