Home > TEMPAT WISATA > Wisata Kota Tua Jakarta – Foto & Review Lengkap

Wisata Kota Tua Jakarta – Foto & Review Lengkap

Kota Tua Jakarta merupakan gambaran Jakarta ala Eropa pada jaman dahulu. Sebuah wilayah kecil yang terdiri dari bangunan tua milik Belanda yang sekarang berubah menjadi museum-museum menarik yang wajib anda kunjungi.

Jakarta tak hanya sekedar pusat pemerintahan, bisnis dan hiburan, kota ini juga punya sejarah panjang sebelum menjadi kota metropolitan seperti sekarang ini. Bermula dari sebuah pelabuhan bernama Sunda Kelapa milik kerajaan Padjajaran, wilayah ini kemudian berkembang menjadi kota Jayakarta. Hingga pada tahun 1610 perusahaan dagang Belanda VOC (Verenigde Oostindische Compagnie) pimpinan Jan Pieterzoon Coen kemudian menyerang kota ini hingga mengganti namanya menjadi Batavia dengan pusat kotanya tepat berada di sekitar Museum Sejarah Jakarta sekarang.

kota tua jakarta museum sejarah
Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua (sumber foto: nationalgeographic.co.id)

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Lawang Sewu atau Museum Angkut

Nama Batavia diambil VOC sebagai nama kota ini untuk menghormati leluhur bangsa Belanda, yaitu ‘Batavieren’. Penduduk pribumi multietnis di kawasan ini disebut sebagai Betawi, yang berasal dari kata “Batavianen”.  Di bawah kekuasaan Belanda, tata kota dan struktur bangunan kota ini dibuat seperti di Amsterdam, sehingga dijukuki sebagai “Koningen van Oosten” atau “Mutiara dari Timur” oleh para pedagang asing yang sedang mampir. Nama Batavia digunakan sejak 1621 hingga tahun 1942 saat Jepang menaklukkannya. Jepang berikutnya mengganti nama Batavia menjadi Jakarta dan tidak berubah hingga saat ini.

ilustrasi kota batavia zaman dahulu
Ilustrasi Kota Batavia Jaman Dahulu (sumber gambar: en.wikipedia.org)

Kawasan Kota Tua Jakarta melintasi wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, dengan luas sekitar 139 hektar dan didominasi bangunan arsitektur Eropa dan China dari abad ke-17 hingga awal abad ke-20. Seiring waktu berlalu bangunan-bangunan banyak yang rusak dan berganti jadi bangunan baru. Pemerintah Jakarta pun berusaha melestarikan dan merenovasi bangunan yang masih ada dengan mempertahankan bentuk aslinya, hingga sekarang tertata rapih dan menjadi ikon pariwisata Kota Jakarta.

foto kondisi bangunan terawat
Kondisi Bangunan Yang Masih Terawat Baik (sumber gambar: Dok. Pribadi penulis)

Sebagian besar bangunan besar peninggalan Belanda dimanfaatkan menjadi museum, diantaranya Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik serta Museum Wayang. Daya tarik lainnya dari Kota Tua Jakarta adalah atraksi seni dan hiburan yang  terdapat area terbuka depan Museum Sejarah Jakarta. Di akhir pekan kawasan ini makin ramai dipeuhi wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri.

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Kota Tua Jakarta

Mengunjungi Museum Sejarah Jakarta

Museum Sejarah Jakarta atau dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah memiliki luas 1300 meter persegi. Gedung ini sebelumnya merupakan Balai Kota Batavia, kemudian pada tahun 1974 dijadikan Museum untuk menyimpan koleksi sejarah peninggalan era Batavia. Museum yang bergaya neoklasik ini terdiri dari 3 lantai, dengan dua sayap di bagian timur dan barat serta bagian lain yang merupakan kantor, ruang peradilan serta penjara bawah tanah. Museum ini menampung koleksi sejarah Jakarta, peninggalan kerajaan Tarumanegara dan Padjajaran, serta koleksi perabotan, keramik dan prasasti yang terkait dengan sejarah Jakarta.

patung hermes museum sejarah
Patung Hermes di Museum Sejarah Jakarta (sumber gambar: Dok. Pribadi penulis)

Mengunjungi Museum Bank Indonesia

Saat mengunjungi museum biasanya kita akan menemui suasana jadul, sepi dan lembab sehingga kurang menarik perhatian. Di museum ini dijamin kamu tidak akan merasakan hal tersebut. Hal ini karena penggambaran disajikan dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media bentuk display elektronik, panel static, televisi plasma dan diorama. Di museum ini kamu bisa mempelajari dan mengetahui sejarah perekonomian nusantara sebelum datangnya bangsa asing. Seperti sejarah mengenai alat transaksi, sistem perdagangan, kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia serta sejarah mengenai berdirinya Bank Indonesia. Selain terdapat koleksi mata uang dari berbagai negara di dunia yang dikemas secara menarik dan teratur.

Selain 2 museum diatas tadi juga ada 3 museum lainnya. Museum Bank Mandiri, berisi koleksi peralatan Bank dan sejarah Bank Mandiri. Museum Wayang, yang berisi koleksi wayang dan boneka tradisional dari dalam dan luar negeri. Serta Museum Seni Rupa dan Keramik, memiliki 350 lukisan dan 1350 jenis keramik.

mesin tik bank jaman dahulu
Mesin Tik Yang Digunakan Bank Jaman Dahulu (sumber foto: Dok. Pribadi penulis)
koleksi emas batangan di museum bank indonesia
Koleksi Emas Batangan di Museum Bank Indonesia (sumber foto: Dok. pribadi penullis)

Berkeliling dengan Sepeda

Agar bisa menelusuri kawasan Kota Tua dari satu gedung ke gedung lainnya dengan menyenangkan, kamu bisa menyewa sepeda onthel untuk berkeliling. Penyewaan sepeda banyak terdapat di area halaman tengah dengan tarif Rp. 20.000,-/ 30 menit. Sambil bersepeda jangan abadikan bangunan ikonik lainnya seperti  Gedung Pos Indonesia, Gedung Kerta Niaga, Toko Merah, Jembatan Kota Intan Cafe Batavia dan banyak lainnya.

sepeda onthel kota tua jakarta
Sepeda Onthel Yang Disewakan (sumber gambar: dessywulandari.wordpress.com)
jembatan kota intan
Jembatan Kota Intan Pada Malam Hari (sumber gambar: flickr.com)

Pelabuhan Sunda Kelapa

Sudah berkunjung ke bagian pusat Kota Tua, tak ada salahnya untuk mampir ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang terletak tak jauh dari Kota Tua dan bisa kamu capai dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Pelabuhan yang telah ada dari jaman kerajaan Padjajaran ini menjadi tempat persinggahan banyak kapal mancanegara yang datang untuk berdagang dan juga menjadi penghubung perdagangan dari nusantara ke mancanegara. Kamu bisa melihat deretan kapal Pinisi khas suku Bugis yang sedang berlabuh dan juga melihat aktivitas anak buah kapal yang sedang mengisi muatan kapal.

kapal pinisi pelabuhan sunda kelapa
Salah Satu Kapal Pinisi di Pelabuhan Sunda Kelapa (sumber foto: Dok.Pribadi)

Menyaksikan Atraksi Manusia Patung

Semenjak di renovasi dan dikembangkan pemerintah Kota Jakarta, kini kawasan Kota Tua makin cantik, rapih dan atraktif. Di area halaman tengah kamu akan melihat berbagai macam atraksi hiburan seperti petunjukan ondel-ondel, musik Kolintang, beragam badut, serta atraksi manusia patung yang bisa diajak untuk selfie atau berfoto bersama. Yang menariknya adalah patung manusia tersebut menggunakan trik human levitation, dimana ia terlihat mengambang di udara.

atraksi manusia patung di kota tua
Manusia Patung Yang Duduk Melayang (sumber gambar: jalanbarengriky.blogspot.com)

Tips Berwisata

Jakarta Barat dan Utara terkenal dengan cuacanya yang panas terik, maka dari itu gunakanlah topi, kacamata hitam dan sunblock untuk melindungimu. Agar nyaman saat berkeliling kawasan Kota Tua gunakanlah alas kaki yang nyaman karena kamu akan berjalan kaki jauh. Karena di museum-museum tersebut banyak benda bersejarah, hati-hatilah jika membawa anak kecil.

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Kawasan Kota Tua Jakarta kota bisa dikunjungi dengan bebas dari pagi hingga malam hari. Namun khusus untuk lima museum yang ada di Kota Tua hanya dibuka hari Selasa-Minggu (Senin tutup) dengan waktu operasional dari jam 09.00-15.00 WIB. Biaya masuk museum Rp. 5.000 untuk orang dewasa kecuali untuk Museum Bank Mandiri dengan biaya masuk Rp. 2.000/orang serta Museum Bank Indonesia yang menggratiskan biaya masuk kepada setiap pengunjung. Berkunjunglah saat weekend karena biasanya atraksi hiburannya akan lebih banyak dan ramai.

Selain berwisata sejarah kamu juga bisa berwisata kuliner karena di kawasan ini banyak terdapat penjula makanan mulai dari makanan khas Jakarta seperti Kerak Telor hingga makanan ala barat. Jika kamu ingin menginap di dekat kawasan Kota Tua, kamu bisa mencari hotel bintang 1 hingga 5 di kawasan Glodok, Mangga Dua dan Jalan Pintu Besar dengan tarif mulai dari Rp. 200.000.,-/malam.

papan informasi lokasi wisata kota tua jakarta
Papan Informasi Peta Wisata Kota Tua Jakarta (sumber: www.shabrinazhafira.wordpress.com)

Cara Menuju Kota Tua Jakarta

Kawasan Kota  Tua dan dapat diakses dengan kendaraan dari berbagai sudut Kota Jakarta. Untuk mencapai kawasan ini, pengunjung akan lebih mudah jika menggunakan transportasi umum seperti bus Trans Jakarta atau Commuter Line menuju stasiun Jakarta Kota. Dari dua tempat tersebut bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan Kota Tua.

Jika kamu berasal dari luar kota, sangat banyak moda transportasi menuju Jakarta. Jika naik pesawat turunlah di Bandara Soekarno Hatta kemudian lanjut naik Bus Damri menuju Mangga Dua. Jika menggunakan kereta api, kamu bisa turun di stasiun Pasar Senen dan Gambir. Jika menggunakan bus antar kota, turunlah di terminal Kampung Rambutan atau Kalideres. Di tempat-tempat tujuan tersebut sudah tersedia dan terhubung dengan Trans Jakarta sehingga kamu bisa menuju Kota Tua dengan hanya membayar tiket Rp. 3.500.-/orang.

Oleh-oleh

Di sepanjang pedestrian kawasan Kota Tua banyak pedangang yang menjajakan berbagai souvenir khas Kota Tua seperti gantungan kunci, magnet kulkas, Kaos bertema Kota Tua Jakarta, Gelang, miniatur Bajaj, Bemo dll. Jika ingin membeli berbagai macam pernak-pernik dalam jumlah banyak kamu bisa membelinya di Pasar Asemka yang hanya berjarak 10 menit jalan kaki dari Kota Tua Jakarta.

oleh oleh kaos jakarta
Penjual Kaos di depan objek wisata (sumber gambar: krbogor.lipi.go.id)

Tempat Wisata Lain dekat Kota Tua Jakarta

Taman Impian Jaya Ancol

Berada di pesisir Jakarta, Taman Impian Jaya Ancol merupakan kawasan pariwisata (rekreasi dan resor) terintegrasi yang menyatukan wisata pantai, entertainment, konvensi dan wisata belanja. Dengan menempuh jarak 30 menit dengan kendaraan bermotor dari Kota Tua Jakarta , kamu bisa masuk kawasan wisata ini dengan membayar Rp. 25.000,-. Disini kamu bisa  menikmati berbagai macam wahana wisata, beberapa yang terkenal diantaranya Dunia Fantasi, Pantai Marina Ancol, Sea World, Gelanggang Samudra,  Pasar Seni dan lainnya dengan membeli tiket masuk masing-masing wahana

taman impian jaya ancol
Berbagai Wahana Di Taman Impian Jaya Ancol (sumber gambar: javawisata.com)

Museum Nasional

Inilah museum dengan koleksi terlengkap se Indonesia, konon jumlah koleksinya mencapai 140.000 macam. Di sini terdapat berbagai macam koleksi sejarah dan budaya Indonesia mulai dari Arca, Tekstil, Keramik, miniatur rumah adat dari Sabang sampai Merauke, galeri arkeologi dll. Museum Nasional terletak di Jalan Merdeka Barat Jakarta, atau tepatnya berada disebelah barat dari tugu monas (monumen nasional).  Museum ini juga sering disebut dengan Museum Gajah. Hal ini disebabkan adanya patung gajah pada bagian depan museum. Museum ini buka setiap hari ini (kecuali hari Senin dan libur nasional/keagamaan) dengan tiket masuk seharga Rp. 2.000,-/orang dan dapat ditempuh sekitar 30 menit menggunakan Trans Jakarta dari Kota Tua.

wisata museum nasional
Patung Gajah di Museum Nasional (sumber gambar: 60museumjakarta.blogspot.com)

Kontributor: Antin Agustin
Mengunjungi Kota Tua Jakarta pada bulan Oktober 2015
Tanggal upload artikel: 23 Juni 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

1. Candi Borobudur – Warisan Budaya Terlaris di Seluruh Dunia

2. Curug Leuwi Hejo – Jernihnya Air dan Asrinya Pepohonan yang Menakjubkan

3. Jatim Park 2 – Taman Bermain dan Wahana Edukasi Terlengkap di Malang

About Antin Agustin

Pemilik nama lengkap Tri Settyo Agustin, berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang pecinta kereta api yang bermimpi menelusuri jalur kereta api di seluruh dunia. Hobi travelling, badminton, membaca, dan sedang belajar menulis, berbagi kisah perjalanannya agar bermanfaat bagi orang lain. Mari jelajahi negerimu, kenali negerimu, dan cintai negerimu dengan travelling. Kunjungi kisah perjalanan saya lainnya di antinagustin.wordpress.com Salam, @antin.agustin

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *