Home > TEMPAT WISATA > Wisata Pulau Pari Kepulauan Seribu – Foto & Review Lengkap

Wisata Pulau Pari Kepulauan Seribu – Foto & Review Lengkap

Pulau Pari merupakan salah satu wisata bahari yang berada di Kepulauan Seribu, Kota Jakarta. Tempat wisata ini dapat ditempuh sekitar 2,5 jam dari Teluk Jakarta. Tempat wisata ini memiliki keunikan tersendiri karena daratannya berupa cekungan yang mampu menampung serapan air hujan hingga tersedialah sumber air tawar, tidak seperti di pulau lain yang sumber airnya payau.

pulau pari
hutan bakau di pulau pari (sumber gambar: liapicauly.wordpress.com)

Tercukupinya sumber air tawar tersebut membuat vegetasi tumbuhan lebih variatif dibanding dengan vegetasi pulau lainnya yang hanya terdapat bakau dan pohon kelapa. Disini kamu dapat melihat adanya pohon pinus, pohon cemara, pohon mangga, dan pohon jambu air yang bukan merupakan vegetasi khas daerah pesisir.

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Pulau Harapan atau Pulau Bidadari

pantai pasir perawan
Pantai pasir perawan (sumber gambar: Dok. pribadi penulis)

Dibagi menjadi dua wilayah besar, (bagian barat dan timur), dua wilayah ini memilki fungsi berbeda, dimana di bagian barat berupa cekungan menjadi lokasi pemukiman penduduk dan vegetasi air tawar. Sementara itu, pada bagian timur berupa pesisir pantai dan terdapat Pantai Pasir Perawan yang berbentuk laguna dan terdapat hutan bakau alami disekelilingnya. Nama Pulau Pari sendiri diberikan karena jika dilihat dari udara bentuk pulaunya seperti ikan pari.

peta pulau pari kepulauan seribu
Gugusan pulau dilihat dari atas, tampak bentuknya seperti ikan pari (Sumber: maps.google.com)

Pariwisata di sini dikembangkan dengan konsep ekowisata untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati ekosistem laut. Langkah ini didukung oleh pemerintah lewat beroperasinya Pusat Pengembangan Oseanografi (P2O) LIPI sebagai lembaga konservasi penelitian biota laut dan riset pengembangan untuk kelestarian perairan di Teluk Jakarta. Atas usaha tersebut, Pulau Pari berhasil membudidayakan rumput laut dan ditemukan banyak terumbu karang hidup, seperti soft corals, brain corals, labirith corals, pakis laut, dan lainnya. (Sumber data: notetravelling.blogspot.co.id)

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Pulau Pari

Snorkeling

Berwisata bahari tak lengkap rasanya jika belum menikmati keindahan bawah lautnya. Dengan menyewa kapal kayu motor dan perlengkapan snorkeling yang banyak disewakan penduduk, kita bisa menjelajahi beberapa spot snorkeling di perairan gugusan Pulau Pari. Keindahan bawah laut di sekitar perairan pulau ini tergolong cukup baik, kamu bisa melihat berbagai macam ikan dibawah laut dan juga terumbu karangnya yang berwarna -warni.

serunya snorkeling kepulauan seribu
serunya snorkeling (Sumber: Dok. pribadi penulis)

Menikmati Sunset dan Sunrise dari Bukit Dermaga Matahari

Lelah bersnorkeling kamu bisa beristirahat sambil duduk santai sambil menunggu sunset. Salah satu tempat terbaik untuk melihat sunrise adalah di Bukit Dermaga Matahari yang terletak tidak jauh dari dermaga Pulau Pari.

suasana sunset di pari
suasana sunset (sumber foto: selfiyanda.wordpress.com)

Tak banyak pulau dimana sunrise dan sunset bisa dilihat dari tempat yang sama. Keesokan paginya datanglah sekitar pukul 05:00 WIB ke tempat ini, kamu akan merasakan hangatnya sinar mentari menyapa pagimu.

sunrise di pari
sunrise (sumber: Dok. pribadi penulis)

Bersepeda Keliling Pulau

Obyek wisata ini sangat luas jika kamu jelajahi dengan berjalan kaki. Jadi, tak ada salahnya kamu menjelajahinya dengan bersepeda. Kamu bisa mendapatkannya dengan menyewa dari penduduk dengan tarif Rp. 15.000,- per hari, cukup murah bukan? Dengan bersepeda kamu bisa menjelajahi obyek wisata ini dengan menyenangkan sambil belajar keseharian penduduk lokal.

Uji Adrenaline Bermain Water Sports

Tempat wisata ini tak hanya menawarkan keindahan alamnya, tapi juga menawarkan keseruan dengan bermain water sports yang terletak tak jauh dari dermaga. Disini kamu bisa menguji adrenalinmu dengan mencoba menaiki Banana Boat, Flying Fish hingga Sofa Boat dengan membayar Rp. 35.000 per orang untuk tiap permainan selama 15 menit.

Menjelajahi Hutan Bakau di Pantai Pasir Perawan

Sesampainya di Pantai Pasir Perawan, kamu akan disambut hamparan pasir putih nan lembut. Menurut cerita dari penduduk Pulau Pari, nama pantai ini berasal dari kisah cinta kesetiaan antar seorang gadis dan seorang nelayan. Alkisah, gadis itu jatuh cinta kepada seorang nelayan di Pulau Pari dan berhasil menjalin kisah cintanya dengan bahagia. Kebahagiaan itu sirna saat sang gadis harus melepas sang nelayan pergi melaut. Sang nelayan yang ditunggu kepulangannya itu tak kunjung datang. Walaupun begitu, sang gadis tetap setia menunggu kekasihnya di pantai tersebut hingga akhir ajalnya.  Berlatar dari kisah tersebutlah penduduk setempat lalu menamakan pantai ini dengan sebutan Pantai Pasir Perawan.

hutan bakau di pantai pasir perawan
Hutan Bakau di Pantai Pasir Perawan (Sumber: penawisata.blogspot.com)

Puas bermain dengan pasir putihnya, kamu juga bisa menjelajahi pantai yang dikelilingi hutan bakau ini dengan naik sampan yang disewakan. Hutan bakau yang lebat disini selain menjadi habitat alami ikan-ikan laut untuk berkembang biak, juga berfungsi untuk menahan abrasi laut. Pengalaman unik menaiki sampan sambil mengelilingi hutan bakau akan menjadi pengalaman tersendiri ketika berkunjung ke pulau ini.

Tips Berwisata

Cuaca pantai yang panas terik tentunya akan menemanimu saat liburan ke tempat ini, maka dari itu gunakanlah sunblock, kacamata hitam dan topi agar kamu terlindungi dari terik matahari. Saat kamu snorkeling atau saat berjalan di perairan dangkal perhatikanlah langkahmu jangan sampai menginjak terumbu karang yang tajam atau terkena bulu babi dan ikan batu yang beracun. Persiapkanlah bekal makanan dan minuman selama di kapal. Selain itu, minum juga obat anti mabuk jika kamu adalah tipikal yang mudah mabuk laut.

Seiring berkembangnya pariwisata di Kepulauan Seribu, makin banyak paket wisata atau open trip bertebaran di internet yang menawarkan berbagai macam paket wisata ke beberapa destinasi di Kepulauan Seribu, termasuk Pulau Pari. Agar lebih praktis dan ekonomis kamu bisa memilih paket open trip yang cocok dikantongmu, namun selektiflah dalam memilih paket open trip. Bandingkan harga dari 1 agen tour ke agen tour lainnya, cari rekomendasi agen tour dari teman-teman kamu yang sudah pernah berkunjung untuk menghindari pelayanan yang tidak memuaskan.

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Tempat wisata ini memiliki luas sekitar 43 hektar dengan populasi penduduk sekitar 700 orang. Fasilitas wisata di pulau ini cukup baik, tata ruang dan kebersihan lingkungannya pun sangat diperhatikan oleh penduduknya. Waktu yang terbaik mengunjungi tempat wisata ini adalah saat di musim timur (Bulan Maret s/d Oktober ) karena ombak laut sedang bersahabat.

Untuk berkunjung ke pulau ini tidak dikenakan biaya, kamu hanya perlu membayar tiket masuk Rp. 2.000,- untuk mengunjungi Pantai Pasir Perawan. Jika kamu tidak mengikuti paket wisata/open trip, kamu bisa mencari penginapan homestay yang banyak terdapat di pulau ini dengan tarif rata-rata harganya Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000,-  per malam (tergantung jumlah orang). Per kamar dapat memuat antara 4 s/d 15 orang. Untuk kamar yang lebih kecil kamu bisa nego lagi dengan pemiliknya. Belum ada Hotel atau Resort di Pulau ini, karena masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat disini. Untuk makanan dan kebutuhan lainnya kamu bisa mencarinya di warung-warung yang banyak terdapat di dekat dermaga.

dermaga pintu masuk ke pulau
Dermaga yang menjadi pintu masuk utama (Sumber: more-story.blogspot.com)

Cara Menuju Pulau Pari

Untuk menuju obyek wisata ini, terdapat 3 alternatif transportasi yang bisa kamu gunakan dari Jakarta. Pertama menggunakan kapal motor penumpang dari pelabuhan Muara Angke ke Pulau Pari dengan tarif Rp. 40.000,- / orang, berangkat pukul 07:00 WIB (Jadwal dari P. Pari – Muara Angke pukul 11:00 WIB). Kedua dengan menggunakan KM Kerapu dari pelabuhan Muara Angke Baru (Kaliadem) dengan tarif Rp. 50.000.- / orang, berangkat pukul 07:00 WIB & 13:00 WIB (Jadwal dari P. Pari – Muara Angke pukul 09:00 WIB & 14:00 WIB), tidak disarankan menggunakan kapal ini karena kapasitas tempat duduk terbatas. Yang terakhir dengan menggunakan kapal speedboat dari Pelabuhan Marina Ancol. Alternatif ini lebih cepat dan nyaman namun tentu saja tarifnya jauh lebih mahal (sekitar Rp. 140.000,-/orang). Datanglah lebih awal saat berangkat maupun pulang agar mendapat tempat duduk yang nyaman (tempat duduk bebas) dan tentunya tidak tertinggal kapal.

kapal motor wisata pulau pari - muara angke
Kapal Motor tujuan Muara Angke – Pari (sumber foto: Dok. pribadi penulis)

Oleh-oleh

Penduduk Pulau Pari sangat sadar potensi pariwisata dari tempat tinggalnya. Selain membangun fasilitas wisata, mereka juga membuka toko-toko souvenir yang terletak di dekat dermaga. Di toko tersebut kita bisa mendapatkan oleh-oleh seperti pernak-pernik dari kerajinan kerang, baju bertema Pulau Pari dan berbagai macam makanan khas seperti manisan rumput laut, manisan buah ceremai, keripik sukun, dan asinan cumi-cumi.

kerajinan dari kerang
Kerajinan dari kerang (Sumber: sakuratravel.co.id)

Tempat Wisata Lain dekat Pulau Pari

Pulau Tikus

Pulau Tikus merupakan salah satu pulau yang berada di gugusan Pulau Pari bersama Pulau Burung, Pulau Tengah dan Pulau Kongsi. Sebenarnya ini bukan pulau yang dibuka untuk objek wisata, namun kamu bisa singgah sebentar untuk berkeliling. Di pulau tidak berpenghuni ini, tersaji keindahan yang memukau. Pasir putih bersih yang lembut menjadi pemandangan yang disajikan pulau ini. Tidak adanya kehidupan manusia di Pulau Tikus menciptakan kedamaian saat berkunjung di pulau ini. Keheningan suasana dan hanya mendengarkan deburan ombak yang tenang ditemani dengan hembusan angin laut yang sejuk akan membuat liburan ke Pulau Tikus jadi sangat berkesan. Untuk menuju pulau ini dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan menyewa kapal kayu dari dermaga Pulau Pari.

wisata pulau tikus
Pulau Tikus yang tak berpenghuni (Sumber: liapicauly.wordpress.com)

Pulau Kongsi

Pulau Kongsi berada dalam gugusan Pulau Pari dan secara administratif masih termasuk dalam wilayah kelurahan Pulau Pari. Pulau tak berpenghuni ini dijadikan daerah konservasi pengembangan satwa burung antara lain Elang Bondol. Di pulau ini kamu bisa menemukan spot-spot snorkeling dan diving, air laut yang jernih karang yang berwarna-warni serta biota laut yang unik. Pasir pantai yang landai bersih dan di tumbuhi pohon bakau menambah nilai keindahan alam disana. Jika kamu beruntung kamu bisa melihat biawak, burung gagak hitam, elang bondol dan tikus hutan yang berhabitat di pulau ini. Sama seperti Pulau Tikus, untuk menuju pulau ini kamu bisa menyewa kapal kayu dari dermaga Pulau Pari dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

elang bendol wisata kongsi seribu
Elang Bondol yang berhabitat di Pulau Kongsi dan kawasan Kep. Seribu lainnya (Sumber: 4raptor.wordpress.com)

Kontributor: Antin Agustin
Mengunjungi Pulau Pari pada bulan September 2014
Tanggal upload artikel: 29 Mei 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

Situ Patenggang – Wisata Keindahan Danau yang Memukau di Bandung

Pantai Nglambor – Serunya Snorkeling di Gunung Kidul Jogja

Pantai Sawarna – Review, Rute, & Tiket Masuk Pantai Sawarna Banten

About Antin Agustin

Pemilik nama lengkap Tri Settyo Agustin, berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang pecinta kereta api yang bermimpi menelusuri jalur kereta api di seluruh dunia. Hobi travelling, badminton, membaca, dan sedang belajar menulis, berbagi kisah perjalanannya agar bermanfaat bagi orang lain. Mari jelajahi negerimu, kenali negerimu, dan cintai negerimu dengan travelling. Kunjungi kisah perjalanan saya lainnya di antinagustin.wordpress.com Salam, @antin.agustin

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *