Home > TEMPAT WISATA > Wisata Tangkuban Perahu Bandung – Foto & Review Lengkap

Wisata Tangkuban Perahu Bandung – Foto & Review Lengkap

Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung yang ada di Kota Bandung Barat, tepatnya di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Objek wisata ini sangat cocok buat kamu yang mempunyai hobi berpetualang, menjelajah alam, ataupun berfotografi. Karena memang, objek wisata ini menyuguhkan panorama alam yang sungguh luar biasa dan tiada duanya. Tak hanya itu saja, suasana khas pegunungan yang cukup sejuk tentu akan membuatmu betah berlama-lama di sini. Bahkan, tempat wisata ini juga digadang-gadang karena selalu berhasil mengundang decak kagum para wisatawan yang datang dari dalam maupun luar negeri.

gunung tangkuban perahu
Salah Satu Kawah Terbesar di Tangkuban Perahu (Sumber foto: twisata.com)

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Kawah Putih atau Gunung Bromo

Selain itu, Gunung Tangkuban Perahu juga selalu identik dengan cerita legenda Sangkuriang. Dalam legenda tersebut dikisahkan, bahwa ada seorang anak bernama Sangkuriang telah jatuh cinta kepada ibunya sendiri yang bernama Dayang Sumbi. Hal itu bisa terjadi karena di waktu kecil, Sangkuriang pergi dari rumah karena dimarahi ibunya. Dan setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Sangkuriang bertemu kembali dengan ibunya. Akan tetapi, Sangkuriang tidak mengenali Dayang Sumbi sebagai sosok ibu. Karena memang, Dayang Sumbi memiliki ilmu awet muda sehingga parasnya selalu terlihat cantik.

foto wisata alam bandung
Foto selfie di tempat wisata (sumber foto: Dok. Pribadi penulis)

Singkat cerita, demi menggagalkan rencana anaknya yang ingin menikahinya, akhirnya Dayang Sumbi memberikan syarat agar Sangkuriang membuatkan sebuah perahu raksasa dalam kurun waktu semalam suntuk. Akhirnya, Sangkuriang gagal untuk memenuhi keinginan Dayang Sumbi. Ia pun marah, dan kemudian menendang perahu setengah jadi yang dibuatnya hingga mendarat dalam keadaan terbalik. Alhasil, perahu itulah yang kemudian membentuk sebuah gunung bernama Tangkuban Perahu. Ya, itulah sekelumit kisah tentang legenda Tangkuban Perahu.

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Gunung Tangkuban Perahu

Trekking Mengitari Gunung

Gunung ini memiliki tiga kawah utama yang terdiri dari Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas. Ketiga kawah tersebut memang paling populer di sini, maka tak heran jika lokasinya selalu ramai dan dipadati para pelancong. Nah, untuk mencapai ketiga kawah tersebut, kamu bisa menempuhnya dengan cara trekking. Butuh waktu sekiranya dua jam perjalanan untuk bisa mengelilingi ketiga kawah tersebut. Istimewanya, dalam perjalanan itu kamu akan disuguhi keindahan pemandangan alam berupa hutan pinus serta hamparan hijau kebun teh yang ada di sekitarnya.

jalur trekking
Jalur Trekking (sumber foto: atravellersguide.wordpress.com)

Berburu Foto dari Ketinggian

Gunung Tangkuban Perahu memiliki ketinggian sekitar 2.084 meter di atas permukaan laut. Maka tak heran jika para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan indah berupa hijaunya pepohonan, lanskap gunung yang menjulang, serta eksotisnya pemandangan kawah jika dilihat dari puncak gunung. Untuk itu, kamu tak perlu khawatir jika dilanda perasaan bosan. Sebab, di sini ada banyak spot yang bisa kamu manfaatkan untuk berfoto narsis. Nah, sebelum mengunjungi objek wisata ini, alangkah baiknya jika kamu mempersiapkan terlebih dahulu kamera yang akan kamu pakai. Dan setelah itu, kamu bebas deh memilih spot terbaik untuk mengabadikan momen wisatamu.

berburu foto di tempat wisata
Berburu Foto dari Ketinggian (Sumber foto: fadlikadn.wordpress.com)

Merebus Telur di Kawah Domas

Ukuran Kawah Domas memang tidak sebesar Kawah Ratu dan Kawah Upas. Namun, Kawah Domas justru memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh kedua kawah tersebut. Secara keseluruhan, Kawah Domas didominasi oleh kubangan-kubangan air panas yang bisa kamu manfaatkan untuk merebus telur.

merebus telur di kawah domas
Merebus Telur di Kawah Domas (Sumber gambar: adeapartemensewa.wordpress.com)

Sumber panas tersebut berasal dari zat belerang yang begitu melimpah di sekitar kawasan Gunung Tangkuban Perahu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan sumber air panas ini sebagai obat alami untuk menghilangkan berbagai penyakit kulit.

Tips Berwisata

Agar perjalanan wisatamu terasa nyaman dan aman, sebaiknya kamu mengunjungi objek wisata ini pada musim kemarau, yakni di bulan April hingga Oktober. Karena pada saat itu, cahaya matahari sedang berada dalam kondisi yang prima, sehingga kamu pun bisa memperoleh hasil jepretan yang maksimal. Alasan lainnya adalah, jika kamu mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu pada musim hujan, kemungkinan besar pemandangannya akan tertutup kabut. Selain itu, jalanannya pun akan menjadi licin dan becek.

foto panorama wisata tangkuban perahu
Foto Panorama dari Ketinggian (Sumber foto: ainisastra.com)

Oh ya, karena status gunung ini masih aktif, alangkah baiknya jika kamu memastikan terlebih dahulu mengenai info vulkanologinya. Selain itu, agar perjalanan wisatamu tidak terhambat, pastikan pula bahwa tubuhmu dalam kondisi yang baik. Bawalah juga peranti tambahan untuk mengangatkan tubuh, seperti jaket, sarung tangan, penutup kepala, dan juga masker. Sebab, suhu rata-rata Gunung Tangkuban bisa mencapai 17 derajat celcius, bahkan hingga 2 derajat celcius pada malam hari.

kawah ratu bandung
Kawah Ratu (sumber gambar: indonesia-tourism.com)

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Gunung Tangkuban Perahu termasuk dalam kategori gunung berapi aktif yang statusnya terus diawasi oleh Badan Direktorat Vulkanologi Indonesia. Beberapa kawahnya juga mengindikasikan adanya tanda-tanda aktivitas vulkanis di dalamnya. Adapun aktivitas ini kerapkali ditandai dengan munculnya gas belerang, serta sumber air panas yang berada di kaki gunungnya, yakni yang terdapat di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat.

harga tiket masuk tangkuban perahu
Harga Tiket Masuk Wisata (Sumber: hargatiketwisata.com)

Nah, jika kamu berminat dan ingin menikmati suasana alam di tempat wisata ini, maka kamu bisa memasukinya dengan membayar biaya masuk sebesar Rp. 20.000,00 (weekday) dan Rp. 30.000,00 (weekend). Untuk wisatawan asing, harga yang dipatok pun berbeda, yakni Rp. 200.000,00 (weekday) dan Rp. 300.000,00 (weekend). Jika kamu mau, kamu bisa mengunjungi objek wisata ini setiap hari. Jam operasionalnya mulai dibuka pada pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Cara Menuju Gunung Tangkuban Perahu

Jika kamu memakai kendaraan pribadi, kamu bisa memulai perjalananmu dari pusat Kota Bandung menuju arah Ledeng – Lembang. Jarak tempuhnya sekitar 30 kilometer atau setara dengan 1 jam perjalanan. Pemandangan yang akan kamu temui adalah lahan perkebunan teh yang cukup luas dan menyejukkan bila dipandang. Sesampainya di daerah Ledeng, kamu akan menemukan petunjuk arah menuju Gunung Tangkuban Perahu. Cukup mudah, bukan?

pintu masuk wisata alam
Gapura Selamag Datang (Sumber gambar: the-yatw.com)

Nah, jika kamu ingin memakai kendaraan umum, maka rutenya adalah sebagai berikut. Dari Kota Bandung, tepatnya dari Terminal Leuwi Panjang, kamu bisa menaiki bus umum dengan jurusan Indramayu dan langsung turun tepat di pintu gerbang Tangkuban Perahu. Selain itu, kamu juga bisa memulai perjalananmu dari Stasiun Hall, kemudian dilanjutkan lagi dengan menggunakan angkutan perkotaan jurusan Lembang dan turun di perempatan Maribaya – Tangkuban Perahu. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan perkotaaan jurusan Cikole dan langsung menuju tempat wisata ini.

Oleh-oleh

Ketika melakukan trekking menuju Kawah Ratu, Kawah Upas, dan juga Kawah Domas, kamu akan menemui beberapa pedagang yang menjajakan aneka souvenir berupa kaos bertuliskan Tangkuban Perahu, topi dan tas rajut dari bahan akar tumbuhan, serta aneka bentuk kreasi gantungan kunci yang cukup cantik. Uniknya lagi, di sini kamu juga akan ditawari botol-botol berisi belerang, akar tanaman, ataupun souvenir khas yang terbuat dari bahan kayu batik.

oleh oleh dari gunung tangkuban perahu
Oleh-oleh khas (sumber gambar: keyword-suggestions.com)

Tempat Wisata Lain Dekat Gunung Tangkuban Perahu

Terminal Wisata Grafika Cikole

Sebelum memasuki kawasan Tangkuban Perahu, kamu akan melewati sebuah kecamatan yang cukup terkenal. Nama kecamatan itu adalah Lembang. Nah, di tempat itulah Terminal Wisata Grafika Cikole berada. Kawasan Terminal Wisata Grafika Cikole ini terbilang baru dan sangat cocok buat kamu yang ingin melakukan aktivitas outbond. Selain itu, lokasi ini juga sangat potensial untuk foto prewedding.

grafika cikole bandung
Grafika Cikole (Sumber gambar: planius.wordpress.com)

Selain menyediakan fasilitas outbond, tempat wisata ini juga menyiapkan penginapan seperti hotel, pondok wisata, dan juga camping ground. Untuk biayanya pun cukup terjangkau, yakni sebesar Rp. 400.000,00 lengkap dengan fasilitas tenda, kasur, dan sleaping bag. Kalau kamu ingin menambah kenikmatan camping-mu dengan membuat api unggun, kamu pun tak perlu cemas, karena pengelola juga sudah menyiapkan satu ikat kayu bakar. Oke, kalau kamu berminat, kamu bisa langsung mengunjungi lokasinya yang terletak di Jalan Raya Tangkuban Perahu, Km. 8, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Bandung Barat.

Wisata Alam Farm House Lembang

Kamu ingin menikmati suasana Farmhouse layaknya film The Hobbit? Ya, kini kamu tak perlu jauh-jauh pergi ke Eropa untuk menikmatinya. Soalnya, di kawasan Bandung Barat kamu bisa menemukan miniatur Farmhouse seperti di Eropa. Nah, jika kamu penasaran, lokasi Farmhouse ini terletak di Jalan Raya Lembang, No. 108, Desa Cihideung, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Untuk menikmati wisata Farmhouse Lembang, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000,00/ orang. Istimewanya, tiket ini bisa kamu tukar dengan segelas susu ataupun sosis bakar ketika memasuki kawasan Farmhouse.

wisata farmhouse lembang bandung
Farmhouse Lembang (Sumber gambar: makassar.tribunnews.com)

Untuk jam operasionalnya, objek wisata ini mulai dibuka pada pukul 09.00 – 21.00 WIB. Buat kamu yang ingin berfoto dengan menggunakan kostum tradisional Eropa, pengelola juga sudah menyiapkannya buat kamu. Biaya yang dipatok sebesar Rp. 50.000,00/ 2 jam pemakaian. Jadi, sudah siapkah kamu untuk berkunjung ke Farmhouse?

Kontributor: Drajat T. Jatmiko
Tanggal upload artikel: 18 Juni 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

1. Jatim Park 2 – Taman Bermain dan Wahana Edukasi Terlengkap di Malang

2. Candi Prambanan – Eksotisme Candi Hindu Terbesar di Indonesia

3. Kawah Ijen – Blue Fire dan Kawah Cantik yang Mematikan

About Drajat Jatmiko

Drajat T. Jatmiko, pemuda kelahiran Blora yang suka jalan-jalan, baca buku, dan bersepeda santai. Ia pernah punya cita-cita jadi seorang astronot. Tapi semenjak ada kabar flat-earth, akhirnya ia banting stir jadi penulis artikel. Kini ia tinggal dan menetap di Prambanan, Yogyakarta. Bisa ditemui di instagramnya: @dt_jatmiko

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *