Home > TEMPAT WISATA > Tebing Keraton Bandung – Foto & Review Lengkap

Tebing Keraton Bandung – Foto & Review Lengkap

Tebing Keraton Bandung merupakan objek wisata di Bumi Parahyangan yang sedang naik daun. Objek wisata alam di ketinggian 1200 mdpl ini punya julukan sebagai bukit Instagram, karena fotonya sering di posting lewat media sosial tersebut. Berkat kepopulerannya di media sosial, obyek wisata ini pun menjadi salah satu objek wisata favorit di kawasan Bandung.

tebing keraton bandung
suasana pagi di Tebing Keraton Bandung (sumber foto: Dok. pribadi penulis)

Terletak di Kampung Cihagerem Puncak, Desa Ciburial dengan di kawasan Dago Bandung, obyek wisata ini menyuguhkan pemandangan alam kawasan perbukitan Dago dengan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Juanda yang letaknya persis dibawahnya. Objek wisata ini termasuk objek wisata baru, karena baru ditemukan oleh Pak Asep pada bulan Mei 2014.

Lihat juga tempat wisata menarik lainnya: Kawah Putih atau Tangkuban Perahu

taman hutan raya tahura
pemandangan taman hutan raya Ir. Juanda dari lokasi wisata

Sebelum dikenal dengan nama Tebing Keraton, penduduk sekitar menyebut tempat ini dengan nama Cadas Jontor, karena terdapat batu cadas besar diujung tebing yang menjorok ke jurang seperti bibir jontor. Menurut cerita penduduk sekitar, nama Tebing Keraton muncul karena dulunya di tempat ini ada orang kesurupan yang mengatakan nama lokasi ini harus diganti menjadi Tebing Keraton. Dari bahasa Sunda sendiri “Karaton” (Keraton) memiliki arti kemegahan alam.

papan asal usul tebing
papan informasi yang memuat cerita asal usul tempat wisata ini (sumber foto: Dok. pribadi penulis)

Terlepas dari kisah mistis dibaliknya, Tebing Keraton Bandung mempunyai daya tarik sendiri yang belum ada di objek-objek wisata lainnya di daerah Bandung. Dalam sekejap, bukit yang tadinya tidak dikenal siapa-siapa ini menjadi fenomenal dan ramai diperbincangkan orang, sehingga para wisatawan dari luar Bandung pun beramai-ramai mengunjugi objek wisata ini.

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Tebing Keraton Bandung

Menikmati Suasana Sunrise

Datanglah dari subuh hari ke tempat ini, kamu akan menyaksikan hamparan hutan dan pegunungan nan hijau diselimuti kabut pagi. Sinar mentari pagi perlahan akan menyambutmu, menyapu kabut pagi yang makin lama makin menipis. Udara pagi hari yang dingin dan sejuk akan membuatmu tubuhmu fresh dan menambah keasyikan menikmati sajian alam Tebing Keraton. Di momen inilah kamu akan merasakan betapa Tuhan maha besar menciptakan kemegahan alam bumi Parahyangan.

sunrise dilihat dari tebing keraton (sumber foto: landscapes.org)

Hunting Foto dari Ketinggian

Tebing Keraton terkenal karena postingan foto-foto kerennya di Instagram. Tentunya kamu juga akan tertantang untuk mendapatkan foto-foto keren pemandangan alam dari tempat wisata ini. Carilah spot terbaik untuk mengabadikan momen kunjungannya. Jika kamu tidak takut ketinggian, kamu bisa mencoba berfoto dari ujung tebing, tapi ingat kegiatan ini sangat berbahaya, kamu harus sangat berhati-hati dan jangan memaksakan diri. Untuk mendapatkan foto terbaik datanglah saat hari kerja /weekday, karena saat akhir pekan sangat banyak pengunjung datang sehingga cukup sulit mendapatkan foto yang bagus.

hunting foto dari ketinggian
pengunjung sedang hunting foto (sumber: landscapes.org)

Tips Berwisata

Objek Wisata Tebing Keraton Bandung masih dikelola secara swadaya oleh penduduk sekitar. Awalnya di sekeling tebing hanya dipagari oleh bambu dan tali tambang. Namun semakin banyaknya pengunjung yang datang akhirnya pagar diperbaiki agar lebih aman. Walaupun sudah banyak perbaikan (pagar dibuat permanen dan tanah sudah di paving block), pengunjung harus tetap berhati-hati saat bersandar di pagar dan juga harus berhati-hati jika ingin berfoto di batu-batu yang posisinya cukup berbahaya di ujung tebing.

Jika kamu ingin hunting sunrise, bawalah alat penerangan seperti senter atau headlamp, karena penerangan jalan disana masih kurang memadai. Tidak direkomendasikan untuk membawa anak kecil ke objek wisata ini, mengingat kondisinya yang tidak terlalu luas dan letaknya berada diatas jurang, sehingga dikhawatirkan anak kecil bisa terjatuh jika berlarian disini. Hindari datang saat musim hujan, karena jalanan menuju kesana akan menjadi licin dan becek, selain itu pemandangan alam juga tidak maksimal karena tertutup kabut lebat.

Sekilas Informasi Tentang Tempat Wisata

Objek wisata Tebing Keraton Bandung bisa dikunjungi mulai pukul 05:00 WIB s/sd 18:00 WIB. Tiket masuknya sendiri seharga Rp. 11.000,- untuk wisatawan lokal dan Rp. 76.000,- untuk wisatawan asing. Sayangnya dengan tiket masuk yang cukup mahal, fasilitas wisata disana masih sangat minim. Maklum karena masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

pintu masuk keraton bandung
pintu masuk obyek wisata (sumber foto: ashelialvonita.wordpress.com)

Jika kamu lelah, kamu bisa beristirahat di warung-warung penduduk sambil mengisi perut. Tidak ada restoran disini, hanya ada warung-warung sederhana dan beberapa pedagang makanan dengan gerobak yang menjajakan makanan. Untuk penginapan juga belum tersedia di sekitar Tebing Keraton, kamu mesti mencari penginapan terdekat di kawasan Dago, dengan tarif hotel mulai Rp. 250.000,- s/d Rp. 1.000.000,- permalamnya. 

Cara Menuju Tebing Keraton Bandung

Dari Jakarta atau kota besar lainnya kamu bisa menggunakan berbagai moda transportasi seperti bus, mobil travel, kereta api maupun pesawat terbang menuju Bandung. Dari kota Bandung, berkendaralah menuju Simpang Dago – Terminal Dago – Dago Pakar – Tahura Ir. H. Juanda – Warung Bandrek. Jangan sungkan bertanya kepada penduduk sekitar karena mereka akan dengan senang hati menunjukkan arah jalan. Tak jauh dari Warung Bandrek disediakan lahan parkir bagi pengunjung Tebing Keraton. Dari parkiran kamu masih harus berjalan ± 2 KM atau naik ojek dengan tarif Rp. 50.000,- PP karena jalannya berbatu dan hanya bisa diakses motor. Jika ingin efisien sebaiknya kamu berkendara dengan motor dari kota Bandung.

letak lokasi tebing keraton
rute menuju tebing keraton (sumber foto: adhityareza.wordpress.com)

Obyek wisata ini belum bisa diakses angkutan umum, karena kondisi jalannya yang tidak memadai. Bagi kamu yang tidak membawa kendaraan bisa naik angkot hingga terminal Dago, lalu naik ojek 2 kali ke Warung Bandrek dilanjutkan ke Tebing Keraton. Agar lebih ekonomis datanglah bersama teman-temanmu agar bisa carter angkot dari Simpang Dago dengan tarif Rp 200.000,- s/d Rp. 30.000,- sampai Warung Bandrek.

Oleh-oleh

Masih berada di kawasan Dago Bandung, oleh-oleh khas Tebing Keraton tentunya tak jauh beda dengan oleh-oleh khas Bandung. Memang belum ada toko oleh-oleh khusus di sekitar obyek wisata ini, maklum karena masih termasuk objek wisata baru dan masih dikelola swadaya oleh masyarakat. Namun jangan khawatir, kamu masih bisa mendapatkannya di kawasan jalan Dago dan pusat kota Bandung. Bandung yang terkenal dengan berbagai makanan unik dan enaknya tentunya akan membuatmu tak kesulitan mencari oleh-oleh.

oleh oleh khas bandung
Berbagai oleh-oleh makanan khas bandung (sumber foto: babatpost.com)

Tempat Wisata Lain dekat Tebing Keraton Bandung

Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tahura Juanda merupakan sebuah kawasan hutan konservasi yang berada di kawasan Dago Pakar Bandung yang terbentang hingga ke daerah Maribaya Lembang. Sebelum menuju Tebing Keraton Bandung kamu akan melewati objek wisata yang memiliki luas sekitar 527 hektar ini. Dengan membayar tiket masuk seharga Rp. 8.000,- kamu bisa merasakan sejuk alam Bandung yang berasala dari lebatnya hutan pinus. Selain hutan pinus juga ada beberapa spot-spot menarik, seperti Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Lalay, Museum Mini Taman Hutan Raya, Taman Bermain hingga jogging track menuju Maribaya Lembang.

tahura juanda
jejeran pohon pinus di tahura juanda (sumber foto: easytourbandung.com)

Maribaya Lembang

Sudah memasuki daerah Dago Pakar, tak ada salahnya untuk mampir ke kawasan wisata Maribaya Lembang dengan membeli tiket masuk seharga Rp. 8.000,-/ per orang. Kawasan ini juga dikenal dengan pemandian air panasnya, dengan membayar Rp. 5.500,- kamu bisa merasakan nikmatnya berendam di air panas pegunungan. Selain pemandian air panas, di kawasan maribaya juga terdapat Curug (air terjun) Omas yang memiliki ketinggian 30 meter. Tidak hanya itu di kawasan wisata maribaya juga terdapat beberapa curug yang tidak kalah indahnya yaitu Curug Cikawari, Curug Cigulung dan Curug Cikoleang.

obyek wisata maribaya lembang
Obyek wisata maribaya lembang (sumber foto: easytourbandung.com)

Kontributor: Antin Agustin
Mengunjungi Tebing Keraton pada bulan September 2014
Tanggal upload artikel: 17 Mei 2016

Tempat wisata menarik lainnya:

1. Pantai Sawarna – Satu dari Permata Selatan Pulau Jawa

2. Kebun Raya Bogor – Hijaunya Kebun Botani Terbaik se Asia Tenggara

3. Pulau Pari – Primadona Wisata Bahari di Kepulauan Seribu

About Antin Agustin

Pemilik nama lengkap Tri Settyo Agustin, berdomisili di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang pecinta kereta api yang bermimpi menelusuri jalur kereta api di seluruh dunia. Hobi travelling, badminton, membaca, dan sedang belajar menulis, berbagi kisah perjalanannya agar bermanfaat bagi orang lain. Mari jelajahi negerimu, kenali negerimu, dan cintai negerimu dengan travelling. Kunjungi kisah perjalanan saya lainnya di antinagustin.wordpress.com Salam, @antin.agustin

Check Also

Wisata Keraton Yogyakarta – Foto & Review Lengkap

Keraton Yogyakarta atau disebut juga dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *